Kepala Penerbitan ST Bhinneka Press Berikan Edukasi Etika Menulis di Era Digital kepada Mahasiswa

Medan – Kepala Penerbitan ST Bhinneka PressA’ung Ezra Al’fatah, S.P., M.Si, kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan literasi dengan memberikan edukasi mengenai etika menulis di era digital kepada mahasiswa Universitas Satya Terra Bhinneka. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 mahasiswa dari berbagai program studi dan berlangsung dalam suasana interaktif serta penuh antusiasme.
Dalam pemaparannya, A’ung Ezra Al’fatah, S.P., M.Si menyoroti kondisi literasi digital mahasiswa saat ini yang dinilai masih memprihatinkan. Ia menekankan bahwa kemudahan akses informasi di era digital tidak selalu diimbangi dengan kemampuan memilah, memverifikasi, dan menyajikan informasi secara bertanggung jawab. Hal inilah yang menyebabkan maraknya penyebaran informasi palsu (hoaks) serta rendahnya kesadaran etika dalam menulis dan bermedia sosial.

“Di era digital, semua orang bisa menulis dan menyebarkan informasi dengan sangat cepat. Namun, tidak semua informasi yang beredar itu benar. Mahasiswa sebagai kaum intelektual harus menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks dengan cara menulis secara etis, kritis, dan berbasis data,” ujar A’ung Ezra Al’fatah, S.P., M.Si dalam pemaparannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa etika menulis tidak hanya berkaitan dengan penggunaan bahasa yang baik dan benar, tetapi juga menyangkut kejujuran akademik, tanggung jawab terhadap sumber informasi, serta kesadaran akan dampak sosial dari tulisan yang dipublikasikan, baik di media sosial maupun media daring lainnya. Mahasiswa juga diingatkan untuk tidak melakukan plagiarisme serta selalu mencantumkan sumber secara jelas dan benar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya ST Bhinneka Press dalam membangun budaya literasi yang sehat di lingkungan kampus, sekaligus menanamkan kesadaran bahwa literasi digital merupakan keterampilan penting di era informasi saat ini. Melalui edukasi semacam ini,mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi produsen konten yang edukatif, kritis, dan bertanggung jawab.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama kegiatan berlangsung. Para mahasiswa menyambut baik materi yang disampaikan karena dinilai relevan dengan kondisi mereka saat ini, khususnya dalam menghadapi derasnya arus informasi di media digital.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, ST Bhinneka Press kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis kampus dalam penguatan literasi, pengembangan budaya akademik, serta pembentukan karakter mahasiswa yang cerdas, kritis, dan beretika dalam bermedia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *